The Indonesian Coral Reef Foundation
Keuntungan yang Tak Terhitung dari Ekosistem Pesisir (CRTR) PDF Print E-mail
Written by Ibnu Faizal   
There are no translations available.


Melestarikan habitat pesisir saat ini, untuk keuntungan di esok hari

Kesejahteraan masyarakat pesisir secara langsung terkait dengan kondisi habitat alami  seperti pantai, terumbu karang, muara, hutan mangrove dan padang lamun. Keindahan laut dan pantai, dengan kelimpahan kehidupan laut, yang memikat ratusan juta orang untuk datang  dan bermain di sepanjang garis pantai di seluruh dunia.


Hal tersebut memberikan peluang untuk menghasilkan pendapatan bagi masyarakat pesisir dan sangat berkaitan dengan pelayanan barang atau jasa di habitat/lingkungan pesisir itu sendiri seperti:

• Pemancingan komersial dan rekreasi
• Pariwisata Pantai
• Jasa Rekreasi
• Pelabuhan
• Petualangan Alam


Tapi untuk berapa lama  kawasan pesisir melayani  mereka sebagai tujuan bagi wisata, sumber makanan dan investasi, untuk pekerjaan dan tempat bermain untuk keluarga?. Para ilmuwan  Coral Reef Targeted Research (CRTR) mengatakan tidak lama, dikatakan pula bahwa dampak berbahaya pada habitat alami dari pembangunan pesisir akan terakumulasi, dari waktu ke waktu.


Read more...
 
Skema dan Mekanisme Pelatihan PDF Print E-mail
Written by Ibnu Faizal   
There are no translations available.

oleh Budi Santoso


Pelatihan adalah proses pembelajaran yang lebih menekankan praktek dari pada teori yang diakukan seseorang atau kelompok dengan menggunakan pendekatan berbagai pembelajaran dan bertujuan meningkatkan kemampuan dalam satu atau beberapa jenis keterampilan tertentu. Pelatihan ialah serangkaian aktivitas yang dirancang untuk meningkatkan keahlian-keahlian, pengetahuan, pengalaman, ataupun perubahan sikap seorang individu. Pelatihan berkenaan dengan perolehan keahlian-keahlian atau pengetahuan tertentu. Pelatihan juga dapat diartikan sebagai suatu proses belajar mengenai sebuah wacana pengetahuan dan keterampilan yang ditujukan untuk penerapan hasil belajar yang sesuai dengan tuntutan tertentu.

Sebuah program pelatihan idealnya dapat menjawab kebutuhan para penerima program pelatihan atau dapat menutupi kesenjangan antara kondisi yang terjadi dengan kondisi yang diharapkan. Tidak sedikit lembaga-lembaga atau pihak-pihak yang menyelenggarakan program pelatihan hanya berorientasi pada proyek tanpa melihat proses dan kebutuhan yang ada. Hasilnya adalah hanya program pelatihan saja yang bergulir, tanpa ada dampak yang terwujud baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Pelatihan dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kinerja, dan perilaku individu, kelompok maupun organisasi. Oleh karena itu kegiatan pelatihan harus dirancang sedemikian rupa agar benar-benar memberikan manfaat sesuai dengan tujuan pelaksanaannya.

Pada saat ini umumnya tujuan pelatihan dibuat dalam standard kompetensi, karena biasanya pelatihan bertujuan untuk pemenuhan suatu kompetensi tertentu. Kadangkala suatu pelatihan disiapkan untuk pemenuhan suatu jenis kompetensi, suatu level kompetensi, atau kompetensi bidang tertentu. Alat pretest biasanya digunakan untuk mengetahui pada level kompetensi mana posisi kemampuan peserta pelatihan. Sehingga tujuan peletihan untuk pemenuhan level kompetensi ditentukan untuk pemenuhan level kompetensi berikutnya.


Read more...
 
11 Rekomendasi Pengelolaan Daerah Tangkapan dan Konservasi Terumbu Karang PDF Print E-mail
Written by Ibnu Faizal   
There are no translations available.

(Image Source: http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcR8qdag76Qxegz_r9Q1y_OT7TkYFXAidhJ2-_KXx8Ivz5mtEPI8)


Sebuah daerah tangkapan dapat digambarkan sebagai suatu wilayah daratan yang dikelilingi oleh dataran yang lebih tinggi seperti perbukitan dan pegunungan, di mana air mengalir ke titik terendah (misalnya sungai, sungai, danau atau laut). Sebuah daerah tangkapan besar sering terdiri dari sejumlah tangkapan lebih kecil yang disebut sub-DAS. Akibatnya, ada kebutuhan untuk mengadopsi pendekatan seluruh tangkapan untuk memastikan bahwa kegiatan yang merusak seperti polusi tidak berdampak pada orang lain di kawasan tangkapan air atau di perairan pantai.


Baru-baru ini pengelolaan lahan dan air telah semakin didasarkan pada daerah tangkapan dan 'pendekatan tangkapan atau DAS', serta yang terutama adalah interaksi dari keduanya. Pendekatan ini telah digunakan untuk membawa perbaikan lingkungan, khususnya pada skala yang luas di mana perubahan yang diperlukan di daerah yang melibatkan banyak pemilik lahan, dan penggunaan beberapa lahan air. Penelitian dapat diatur dan terintegrasi untuk mendukung pelaksanaan proyek-proyek berbasis DAS yang bertujuan untuk perbaikan lingkungan. Sungai yang mengalir DAS (daerah aliran sungai) adalah integrator alami yang merespon kegiatan di kawasan tangkapan air dimana debit sungai bermuara (laut, danau, lahan basah). Pendekatan ini secara eksplisit mensyaratkan pengembangan kemitraan antara orang-orang pengambil keputusan pengelolaan lahan dan air, sehingga tujuan mengintegrasikan segala keputusan adalah untuk memastikan bahwa tujuan-tujuan ekonomi, sosial dan budaya untuk mereka yang terkena dampak (tinggal disekitar DAS) terpenuhi sebanyak mungkin. Kemitraan juga mempertemukan si penyebab masalah dengan mereka terkena dampak oleh mereka. Diharapkan dengan  identifikasi masalah dan pengambilan keputusan  secara bersama akan membawa perbaikan jangka panjang atas tanah dan pengelolaan air.


Pengelolaan daerah tangkapan air yang lebih baik di bawah manajemen perencanaan tangkapan secara resmi (baik sukarela atau peraturan), Peraturan ditingkatkan dan aksi masyarakat dapat berefek pengurangan yang besar dalam pengiriman polutan ke perairan pesisir.

Read more...
 
Kajian Keramahan Alat Tangkap Ikan Hias Laut (Klasifikasi Standar FAO) PDF Print E-mail
Written by Ibnu Faizal   
There are no translations available.


Ikan Hias Laut merupakan salah satu jenis komiditi perdagangan ikan global yang memiliki peminat serta permintaan di pasar cukup tinggi. Tingginya permintaan pasar akan berdampak pada tingginya kebutuhan stok ikan hias laut itu sendiri. Akibatnya pengusaha Ikan Hias Laut menuntut para Nelayan untuk mendapatkan hasil tangkapan yang lebih banyak agar persediaan stok mereka selalu terjaga. Namun,  eksploitasi  berlebihan yang hanya memikirkan keutungan semata tanpa memikirkan faktor-faktor penting lain seperti lingkungan akan berakibat rusaknya lingkungan. 

Alat Tangkap yang tidak ramah lingkungan sebagai contoh, yang bersifat destruktif (merusak) bisa saja digunakan dengan alasan untuk meraup hasil sebanyak mungkin akan berdampak buruk terhadap kelanjutan pengelolaan ikan hias laut itu sendiri. FAO dalam Code of Conduct Responsible Fisheries mengeluarkan kriteria alat tangkap ikan hias laut ramah lingkungan. Berikut beberapa kriteria menurut FAO mengenai alat tangkap ikan hias laut, dimana apabila kesemua kriteria tersebut dipenuhi, maka alat tangkap ikan hias laut yang kita miliki mempunyai tingat keramahan yang tinggi terhadap faktor Kesehatan, Lingkungan, Keselamatan, Ekonomi serta Sosial dan Budaya  sehinga baik untuk pengelolaan perikanan berkelanjutan (sustainable).


Read more...
 
Jumlah Tangkapan yang diperbolehkan (JTB) PDF Print E-mail
Written by Ibnu Faizal   
There are no translations available.


Pengertian

Jumlah Tangkapan yang diperbolehkan (JTB) atau Hasil tangkap lestari yaitu berasal dari istilah Total Allowable Catch (TAC) yang berarti Jumlah atau bobot ikan maksimum dalam suatu stok yang dapat diambil dengan penangkapan tanpa mengganggu kelestarian stok tersebut di suatu wilayah/daerah. Artinya adalah jumlah penangkapan ikan yang ada di suatu wiliayah/daerah perlu diketahui terlebih dahulu dan kemudian baru akan bisa ditentukan JTB dari suatu jenis ikan tertentu.

Read more...
 
Economic Benefit from Using Environmental Friendly Fishing Gear for Ormanental Fisheries PDF Print E-mail
Written by Ibnu Faizal   

 
Pemanfaatan dan Pengelolaan Ikan Hias di Indonesia PDF Print E-mail
Written by Ibnu Faizal   
There are no translations available.

Perdagangan Ikan Hias secara global semakin berkembang dari waktu ke waktu.Indonesia sebagai salah satu eksportir ikan hias memiliki peran penting dalam hal transaksi ikan hias ke beberapa negara importir yang memiliki kebutuhan akan ikan hias tinggi seperti Amerika, China, Hongkong serta beberapa Negara Eropa.

Kebutuhan ikan hias sebagian besar untuk Hobi atau Pecinta ikan hias untuk Aquarium Air Laut dan beberapa digunakan sebagai penelitian di laboratorium. Adapun pembagian kebutuhan pasar global ikan hias meliputi 55% Ikan Hias, 25% Karang dan 20% Invertebrata.


Read more...
 
Environmetal friendly fishing technique PDF Print E-mail
Written by Safran Yusri   

Publication type : Paper

Size / Page Number : 292 kb (PDF) / 10 pp

 
Keindahan Pulau Belitung PDF Print E-mail
Written by Ibnu Faizal   
There are no translations available.

Belitung/Belitong atau sekarang lebih dikenal dengan Bumi Laskar Pelangi merupakan Kepulauan yang berada di timur pulau sumatera, termasuk dalam Provinsi Bangka Belitung. Akses untuk menuju ke Belitung cukup mudah. Anda bisa memilih jenis transportasi yang anda inginnkan yaitu melalui jalur darat (PELNI) atau jalur udara. Apabila anda memilih jalur udara, perjalanan menuju ke Belitung dari Jakarta hanya memakan waktu 45 menit.



Belitung memiliki banyak pulau-pulau kecil di sekelilingnya yang memiliki keindahan pantai serta formasi bebatuan yang unik ditambah keindahan-keindahan lainnya. berikut beberapa pulau dan objek wisata yang bisa ada kunjungi di Belitung:


Read more...
 
Coral Day 2013 PDF Print E-mail
Written by Ibnu Faizal   
There are no translations available.




Coral Day 2013

Saving Coral Reefs Can Be Fun

Pulau Pramuka, 11-13 Mei 2013



Coral Day merupakan acara rutin tahunan yang diadakan oleh Yayasan Terumbu Karang Indonesia (TERANGI) untuk memperingati Hari Terumbu Karang pada tanggal 8 Mei merupakan kegiatan peduli dan cinta lingkungan, laut pada khususnya yang terbuka untuk umum.


Terumbu karang mengalami tekanan dari aktivitas manusia, mulai dari hulu sampai ke hilir.Oleh sebab itu, adanya Coral Day dapat membantu mengurangi tekanan terhadap terumbu karang pada khususnya, dan ekosistem pesisir pada umumnya. Di sisi lain, masyarakat juga tidak merasa terbebani karena muatan-muatan pelestarian ekosistem dikemas dalam bentuk kegiatan-kegiatan yang menyenangkan. Diharapkan, pasca pelaksanaan Coral Day, masyarakat yang terlibat akan menyebarkan kembali apa yang telah mereka alami dan lakukan agar dampaknya semakin lama semakin meluas
 

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 Next > End >>

Page 1 of 4